Lifestyle

Minggu Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik Nataru, Polda Sumut Kerahkan Personel dan Tim Urai Macet

×

Minggu Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik Nataru, Polda Sumut Kerahkan Personel dan Tim Urai Macet

Sebarkan artikel ini

MEDAN I METROSERGAI.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara memperkirakan puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026.

Menghadapi potensi lonjakan kendaraan, kepolisian menyiapkan pengamanan maksimal serta rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang rawan kemacetan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K.

Menyampaikan bahwa seluruh personel telah diperintahkan untuk bersiaga penuh, terutama di wilayah yang menjadi jalur utama arus balik dan kawasan tujuan wisata.

“Kami memprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat signifikan pada Minggu mendatang.

Untuk itu, jajaran Ditlantas dan Polres terkait diminta meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan,” kata Kombes Pol Firman, Jumat (2/1/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Ditlantas Polda Sumut melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Satuan Lalu Lintas di sejumlah wilayah strategis.

Di antaranya Polres Tanah Karo, Polres Toba, dan Polres Samosir, yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan arus balik wisatawan.

Tak hanya mengandalkan kekuatan personel, Ditlantas Polda Sumut juga menyiagakan Tim Urai Macet yang siap diterjunkan sewaktu-waktu untuk mengatasi kepadatan kendaraan dan hambatan lalu lintas di titik-titik krusial.

“Saya sudah menginstruksikan para Kasat Lantas agar waspada penuh terhadap potensi penumpukan kendaraan.

Tim Urai Macet disiapkan untuk bergerak cepat jika terjadi kemacetan,” tegasnya.

Selain pengamanan lalu lintas, masyarakat juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau pengendara agar tidak memacu kendaraan secara berlebihan, menjaga jarak aman, menggunakan sabuk pengaman.

Dan bagi pengendara sepeda motor wajib mengenakan helm berstandar SNI,” ujar Kombes Pol Firman.

Ia juga menekankan pentingnya mengatur kondisi fisik selama perjalanan jarak jauh.

Pengemudi diminta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *