Meski demikian, pihak humas mengakui bahwa selama dua tahun terakhir, tiga unit kamar yang dimaksud tidak menunjukkan aktivitas mencurigakan, meskipun penghuni diketahui jarang keluar dari kamar.
Pernyataan tersebut justru memicu kecurigaan dari pihak APMPEMUS. Mereka menilai minimnya pengawasan serta celah keamanan di lingkungan apartemen menjadi faktor yang memungkinkan praktik ilegal tersebut berlangsung tanpa terdeteksi.
Aksi berlangsung tertib dan kondusif. Massa akhirnya membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan secara resmi kepada pihak pengelola apartemen dan aparat kepolisian.(muslim)












