TAPANULI SELATAN — Di tengah proses pemulihan pascabencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), kepedulian terhadap masa depan anak-anak tetap menjadi prioritas.
Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan peran kemanusiaannya melalui aksi nyata di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (13/1/2025).
Empat personel Brimob dari Posko Utama Garoga turun langsung membantu anak-anak sekolah yang terdampak bencana dengan menjemput dan mengantarkan mereka ke sekolah.
Rusaknya akses transportasi akibat longsor dan banjir membuat aktivitas belajar nyaris terhenti. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang bagi Brimob untuk memastikan hak pendidikan tetap terpenuhi.
Sejak pagi hari, personel Brimob mendatangi rumah-rumah siswa, lalu mengantar mereka ke sekolah dengan penuh kehati-hatian.
Kehadiran aparat berseragam hitam itu membawa kelegaan tersendiri, tak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi orang tua yang selama ini diliputi kekhawatiran akan keselamatan anak-anak mereka.
Raut bahagia tampak jelas di wajah para siswa saat akhirnya bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Senyum polos dan ucapan terima kasih sederhana, “Terima kasih Bapak Brimob,” menjadi ungkapan tulus yang menggambarkan betapa berarti bantuan tersebut bagi mereka.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga berdiri di garis depan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
Di tengah kondisi darurat, Brimob Polda Sumut mengambil peran sebagai penghubung harapan, menjaga agar langkah generasi muda tidak terhenti oleh bencana.
Dengan semangat “Brimob untuk Kemanusiaan”, kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat Polri dalam melindungi dan mendampingi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerus bangsa.
Di saat alam menguji, kepedulian dan pengabdian menjadi cahaya yang menuntun mereka menuju masa depan yang tetap cerah.(mps)












