SERGAI I METROSERGAI.com – Bangunan drainase yang berada di Dusun II Duren Rejo, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menuai sorotan.
Pasalnya, bangunan yang baru selesai dikerjakan itu sudah mengalami keretakan di sejumlah bagian.
Drainase yang dibangun sepanjang kurang lebih 300 meter tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp690.000.000 yang bersumber dari dana Kementerian Pertanian RI tahun 2025.
Pembangunan itu merupakan bagian dari program Optimasi Lahan Rawa Gapoktan Sehati yang direncanakan untuk mengairi lahan persawahan seluas sekitar 150 hektare.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan pada Rabu (5/3/2026), terlihat dinding drainase di sisi kiri dan kanan bangunan mengalami retakan, baik secara horizontal maupun vertikal di beberapa titik sepanjang konstruksi.
Proyek pembangunan drainase tersebut dikerjakan oleh Kodim 0204/Deli Serdang dengan Nomor Kontrak 18.28/611/2211/SPK/VI/2025.
Pelaksanaan pekerjaan dimulai pada 20 Juni 2025 dan berakhir pada 19 November 2025.
Kondisi bangunan yang sudah retak meski belum lama selesai dikerjakan menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan dan pengawasan proyek.
Situasi ini juga dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan dari pihak terkait, termasuk Dinas Pertanian Sergai.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum ALISSS (Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia), Jalaludin yang akrab disapa Ok Naok, didampingi pengurus Edwin Yatim, mengaku sangat menyayangkan kondisi drainase tersebut.
Menurutnya, kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat patut diduga akibat pekerjaan yang tidak maksimal.
Termasuk kemungkinan penggunaan material yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Kami sangat menyayangkan proyek pembangunan drainase di area persawahan ini sudah retak padahal baru selesai dikerjakan.
Hal ini menimbulkan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan,” ujarnya.
Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.












