“Jika ada salat Id yang dilaksanakan di lapangan, siapkan juga area parkir dan pengaturan lalu lintasnya. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rico Waas.
Rico Waas juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kota selama periode Lebaran. Ia meminta jajaran kecamatan dan kelurahan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan hingga ke gang-gang serta memotong rumput yang sudah tinggi agar wajah Kota Medan terlihat rapi dan indah saat Lebaran.
Di sisi lain, Rico Waas meminta lampu penerangan jalan yang mati segera diperbaiki. Laporan dari masyarakat harus langsung ditindaklanjuti agar tidak ada lampu jalan yang padam saat Idul Fitri.
“Untuk aspek keamanan, Satpol PP diminta menyiapkan sistem kerja bergilir agar personel tetap siaga. Koordinasi dengan unsur Forkopimcam, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas juga harus diperkuat untuk membuka jaringan informasi di wilayah,” ungkapnya.
Jika diperlukan, pos pengamanan juga diminta disiapkan, terutama di wilayah rawan seperti Belawan, yang menurutnya memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi tawuran menjelang Lebaran.
“Kita tidak ingin wilayah utara terjadi tawuran menjelang Lebaran. Koordinasikan dengan Polres terkait titik-titik rawan yang perlu ditempatkan pos pengamanan,” tegas Rico Waas.
Selain itu, Menurut Rico Waas, Pemko Medan juga akan memperketat pengawasan terhadap penjualan dan penggunaan petasan serta aktivitas anak-anak yang berpotensi memicu perang mercon menjelang Lebaran. Ia meminta camat dan lurah bekerja sama dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan.
Di bidang kesehatan, Wali Kota Medan Rico Waas meminta Dinas Kesehatan menyiapkan rumah sakit, puskesmas, serta ambulans agar tetap siaga selama masa mudik hingga Lebaran. Nomor telepon darurat kesehatan juga diminta diketahui oleh seluruh jajaran kewilayahan.
Tidak kalah penting, penataan parkir liar di lokasi keramaian juga menjadi perhatian agar masyarakat yang beraktivitas selama Lebaran tetap merasa nyaman.
Menutup arahannya, Rico Waas mengingatkan seluruh aparatur kewilayahan untuk tetap tenang dan sigap jika menghadapi persoalan di lapangan.












