Usai apel, personel dibagi ke sejumlah titik strategis, mulai dari Jalan Parapat Hita hingga kawasan Pantai Bebas Parapat.
Sampah plastik, botol bekas, dedaunan, lumpur drainase, hingga sampah di area pantai dan dermaga Danau Toba dibersihkan secara menyeluruh.
Kasat Samapta AKP Heddy Marpaung menyebut kegiatan ini dilakukan secara total.
“Kami menyasar area yang sering luput dari perhatian. Targetnya bukan sekadar bersih, tapi benar-benar rapi dan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dengan hasil yang signifikan. Kawasan wisata Parapat tampak lebih bersih, tertata, dan siap menyambut wisatawan.
Respons positif datang dari masyarakat dan wisatawan. Sejumlah pedagang dan pengunjung mengaku terkesan melihat pimpinan Polri turun langsung membersihkan lingkungan tanpa sekat jabatan.
“Jarang lihat pejabat mau kotor-kotoran seperti ini. Salut,” ujar salah seorang pedagang di sekitar lokasi.
Menutup kegiatan, Kapolres Simalungun menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI akan terus berlanjut dan tidak berhenti pada satu kegiatan saja.
“Kebersihan ini harus kita jaga bersama. Polres Simalungun akan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda rutin.
Parapat harus menjadi contoh kawasan wisata yang bersih dan berkelanjutan,” tegas AKBP Marganda Aritonang.
Senada, Wakapolres menambahkan bahwa semangat kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan gerakan ini.
“Dengan kebersamaan seperti hari ini, saya yakin Indonesia ASRI bukan sekadar slogan, tapi bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.(mps)












