METROSERGAI.COM, Tebingtinggi – Untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya bersama Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso turun langsung meninjau pasar tradisional dan modern di Kota Tebingtinggi, sekaligus mengecek ketersediaan pasokan pangan pascabencana dan selama Ramadan.
Tinjauan diawali di Pasar Gambir, Kota Tebingtinggi, Jumat (27/2/2026), kemudian dilanjutkan ke Swalayan Irian serta distributor telur yang berada di kawasan yang sama. Wagub Sumut dan Mendag mengecek langsung harga berbagai komoditas seperti sayur-mayur, cabai merah, bawang merah, ayam potong, daging sapi, telur ayam, beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.
Mendag menyebutkan Pasar Gambir merupakan salah satu pasar yang terdampak bencana pada akhir 2025 lalu. Karena itu, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kota ingin memastikan aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.
“Ternyata semuanya sudah berjalan dengan normal, sudah ramai sekali pasarnya, tadi pengunjungnya kita lihat sendiri,” ucapnya didampingi Wagub Sumut.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah harga kebutuhan pokok relatif stabil dan tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET). Di antaranya, harga ayam potong Rp35.500/kg, telur ayam Rp27.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, serta bawang merah dan bawang putih Rp35.000/kg.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tebingtinggi dan Pemprov Sumut yang telah menjaga kestabilan harga dan menjamin ketersediaan stok pangan selama Ramadan dan menyambut Idulfitri. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan harga terus ke depannya,” ucapnya.
Selain meninjau harga, Mendag juga memborong dagangan pedagang di Pasar Gambir. Ia membeli sayur, ayam, telur, beras, serta minyak goreng untuk kemudian dibagikan kepada warga. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi pun tampak antusias menerima bantuan tersebut secara gratis.
Salah seorang warga, Nurjannah, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian pemerintah. Ia mengaku memperoleh beras SPHP sebanyak 5 kg dan 1 liter minyak goreng.












