Mayoritas penghuni merupakan nelayan yang tinggal di wilayah utara kota, meski sebagian masih enggan menempati rusun karena merasa lokasinya kurang dekat dengan laut.
Ke depan, pemerintah kota mengusulkan segmentasi penghuni yang lebih beragam, seperti tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta warga terdampak banjir.
Pemko Medan menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan kementerian dan perangkat daerah terkait agar seluruh syarat dapat dipenuhi secepatnya sehingga usulan pembangunan rusun di Seruwai dapat segera ditetapkan dan masuk tahap pelaksanaan.***












