Daerah

Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Rico Waas Dorong Sinergi Nilai Keagamaan dan Pembangunan Inklusif

×

Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Rico Waas Dorong Sinergi Nilai Keagamaan dan Pembangunan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang disampaikan oleh Sekda Wiriya Alrahman dalam kegiatan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digelar di lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (2/2/26).(diskominfo medan)

“Para kepala keluarga diingatkan untuk menjaga kesehatan dan melindungi keluarganya dari pengaruh buruk zaman, sementara para ibu diingatkan akan peran pentingnya sebagai madrasah pertama bagi anak-anak”, ucap Wiriya Alrahman.

Kepada para alim ulama dan tokoh masyarakat, Wiriya Alrahman berharap agar pesan-pesan keimanan, tawakal, dan semangat berusaha terus disebarkan kepada umat.

Sementara itu, generasi muda diajak untuk memanfaatkan masa muda dengan belajar, berkarya, dan bekerja demi masa depan yang lebih baik.

“Peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan nilai kesabaran dalam membangun Kota Medan yang damai dan harmonis. Setiap peran kecil yang dilakukan masyarakat diyakini akan memberikan dampak besar bagi masa depan kota,” ujar Wiriya Alrahman.

Di akhir sambutannya Wiriya Alrahman menyampaikan, Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat. Dengan ridho Allah SWT, Kota Medan didoakan menjadi kota yang aman, makmur, dan berkelanjutan.

Selanjutnya peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang bertema, “Dengan meneladani spiritualitas perjalanan Isra Mi’raj kita perkuat ukhuwah Islamiyah, kita tumbuhkan, kepedulian sosial dan kita tegakkan tawakal serta sikap berserah diri kepada Allah SWT”, diisi tausyiah agama yang disampaikan Ustad Jufri CHSI S.Ag.

Dalam tausiyahnya, Ustad Jufri CHSI menyampaikan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa agung dalam sejarah agama Islam, dimana Isra’ Mi’raj merupakan sebuah perjalanan luar biasa yang tidak hanya menunjukkan kebesaran Allah SWT, tetapi juga membawa satu perintah paling utama bagi umat Islam yaitu Ibadah Salat.

“Mari kita jadikan momentum Isra’ Mi’raj ini untuk memperbaiki kualitas salat kita. Jika selama ini kita lalai, mari kita benahi. Jika selama ini kita terburu-buru, mari kita khusyukkan. Karena salat adalah penghubung langsung antara hamba dan Allah SWT,” ujar Ustad Jufri CHSI. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *