Daerah

Rapat Kerja Pembangunan 2026, Rico Waas Tegaskan Pembangunan Kota Medan Harus Berdampak Nyata

×

Rapat Kerja Pembangunan 2026, Rico Waas Tegaskan Pembangunan Kota Medan Harus Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Rapat Kerja Pembangunan (RKP) Kota Medan Tahun 2026 bertema “Pulih Bersama, Bangkit Lebih Kuat, Bergerak Serentak Membangun Kota Medan” di Grand City Hall, Rabu (11/2/2026).(diskominfo medan)

Selain mitigasi bencana, Rico Waas juga menyorot tajam pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan. Meski Universal Health Coverage (UHC) telah berjalan, dirinya menekankan bahwa kualitas layanan harus terus ditingkatkan.

“Masyarakat butuh dilayani, bukan hanya dilayani secara administratif. Profesionalisme dan empati tenaga kesehatan adalah kuncinya,” ucap Rico Waas.

Ditambahkan Rico Waas kualitas rumah sakit dan puskesmas tidak hanya diukur dari fasilitas, tetapi juga kecepatan, ketepatan, dan sikap tenaga medis dalam menangani pasien.

Selain itu terkait pembangunan infrastruktur, Rico Waas menyoroti kondisi jalan dan trotoar yang perlu mendapatkan perhatian. Sebab masih banyak ditemukan jalan yang rusak dan trotoar yang lantainya sudah pecah.

” Saya menginginkan jalan dan trotoar di tahun ini harus bagus. Dengan begitu tata kota Medan akan semakin lebih baik,” imbuh Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas juga memastikan arah pembangunan Medan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penataan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Penataan kota, menurutnya, harus menyentuh tata ruang ramah lingkungan, pengendalian banjir, penyediaan ruang publik, hingga pemerataan layanan dasar.

“Pembangunan harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Kota harus aman, sehat, dan nyaman,” jelas Rico Waas.

Diakhir sambutannya, Rico Waas mendorong seluruh jajaran Pemko Medan untuk berani berinovasi dan menciptakan karya pembangunan yang berkelanjutan.

“Karya yang dihasilkan untuk pembangunan ini merupakan prestasi milik rekan- rekan sekalian. Kalau kita bekerja dengan kualitas dan tanggung jawab, hasilnya akan menjadi kebanggaan Kota Medan di masa depan,” pungkas Rico Waas.

Sebelumnya Kepala Bappeda Kota Medan, Ferry Ichsan menyebut RKP 2026 sebagai puncak rangkaian proses perencanaan lintas sektor. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan setiap program terfokus pada prioritas dan responsif terhadap tantangan kota.

“Perencanaan tidak boleh berhenti di atas kertas. Harus terimplementasi dengan baik dan terukur,” ujar Ferry.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *