“Ini bisa menjadi indikator meningkatnya kinerja pengawasan internal, namun juga bisa berarti ada masyarakat yang belum menyampaikan pengaduannya.
Ini tetap menjadi bahan evaluasi kami,” ungkapnya.
Tak hanya itu, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Utara sepanjang 2025 juga menunjukkan tren positif.
Data mencatat, jumlah gangguan kamtibmas menurun dari 62.168 kejadian pada tahun 2024 menjadi 60.627 kejadian di tahun 2025, atau turun sebesar 2,48 persen.
Menurut Kapolda Sumut, penurunan tersebut mencerminkan meningkatnya upaya pencegahan serta kecepatan respons jajaran kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lapangan.
“Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan preventif semakin ditingkatkan. Dampaknya, angka kriminalitas dapat ditekan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Melalui refleksi akhir tahun yang digelar secara sederhana ini, Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan.
Menjaga stabilitas keamanan, serta membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(mps)












