“Kita baru saja melewati bencana. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan lingkungan dan sesama. Pembangunan infrastruktur harus diperkuat agar masyarakat lebih berdaya dan kota kita semakin tangguh ke depan,” ujar Rico Waas
Menurut Rico Waas pembangunan yang dilakukan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan demikian, hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, khususnya Gen Z di Kota Medan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Orang nomor satu di Pemko Medan ini juga menyoroti tiga hal utama yang harus dihindari generasi muda, yakni penyalahgunaan narkoba, praktik judi, serta penggunaan teknologi yang tidak produktif.
“Kita yang harus mengendalikan teknologi, jangan sampai kita yang dikendalikan. Gunakan gadget untuk hal-hal yang produktif, untuk berusaha dan membangun masa depan, bukan sekadar menjadi penonton,” jelas Rico Waas.
Terkait hari raya Idulfitri, Rico Waas berharap semangat Idulfitri yang sarat dengan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat hari raya.
Dirinya optimistis, dengan dukungan dan kolaborasi seluruh masyarakat, Kota Medan dapat terus berkembang menjadi kota yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.
“Semoga semangat Idulfitri ini terus kita bawa dalam setiap langkah kita membangun Medan, menjadikan kota ini rumah yang nyaman untuk semua,” pungkasnya.
Sebelumnya dalam tausyiah yang disampaikan Khatib Ir H Tifatul Sembiring menyampaikan pada hari ini dengan berhati kita meninggalkan bulan suci Ramadan nan penuh berkah. Di mana Allah SWT pada hari-harinya telah mencurahkan rahmah, memberikan kucuran magrifahnya serta membebaskan manusia dari siksaan api neraka.
“Mudah-mudahan segala perjuangan amal ibadah kita, rukuk kita sujud kita, qiyam kita diterima Allah SWT. Semakin Taqarrub kita kepada Allah SWT serta memberikan buah ibadah yang dijanjikan itu derajat Taqwa,” katanya.












