“Saya lihat Pak Gubernur sedang melakukan kolaborasi di seluruh OPD dan juga rajin keliling di seluruh Sumut. Artinya ini tidak bisa kerja sendiri, membutuhkan kolaborasi seluruh OPD, bukan hanya dinas perdagangan dan perindustrian, tapi juga butuh kolaborasi hampir di seluruh dinas,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antar kepala daerah juga sangat diperlukan agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif. “Dibutuhkan kolaborasi antar kepala daerah, untuk bisa membantu penurunan daya beli masyarakat dan menstabilkan harga-harga bahan pokok ini,” ujarnya lagi.
Selain itu, Ryalsyah juga menyoroti program Pasar Murah yang digelar Pemprov Sumut sebagai langkah konkret dalam membantu masyarakat.
“Saya lihat juga ada program Pasar Murah. Artinya, bukan hanya di satu titik, tapi harus di banyak titik agar ke depannya bisa berimpact bagus untuk seluruh daerah di wilayah Sumut,” ungkapnya.
Ia menambahkan dengan menilai bahwa hubungan baik Gubernur dengan para kepala daerah di Sumut menjadi modal penting dalam mengorkestrasi kebijakan strategis untuk menekan inflasi.
“Saya lihat hubungan Pak Gubernur cukup baik dengan hampir seluruh kepala daerah. Ini saya rasa bisa sangat membantu untuk mengorkestrasi kebijakan-kebijakan yang ada di provinsi ataupun di tim satgas yang dibentuk, khusus untuk menangani inflasi di Sumatera Utara,” pungkasnya.(Rel)












