“Kami percaya bahwa kota yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas hubungan antarwarganya,” ujarnya.
Rico Waas berharap Perayaan Thaipusam Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, memperdalam saling pengertian, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kedamaian dan persatuan di Medan.
“Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya mengucapkan selamat merayakan Thaipusam Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Benny Sinomba Siregar melaporkan bahwa Thaipusam Medan Street 2026 merupakan bagian dari program pengembangan kebudayaan dan keagamaan Pemerintah Kota Medan. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga malam hari.
Rangkaian acara meliputi ritual Paal Kudham atau angkat susu, atraksi tradisional tusuk tubuh, pawai kereta kencana, ritual di kuil, hiburan dan tari, serta pameran dan kuliner.
Thaipusam sendiri merupakan festival yang dirayakan masyarakat Tamil pada bulan purnama pertama di bulan Thai (Januari/Februari) dalam kalender Tamil. Perayaan ini melambangkan kemenangan dharma atas adharma serta penghormatan kepada Dewa Murugan.
Melalui perayaan tersebut, diharapkan keimanan dan rasa syukur umat semakin kuat, sekaligus menjadi wujud komitmen Pemko Medan dalam merawat kebersamaan serta menghormati keberagaman budaya, agama, dan tradisi.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, Konsul Jenderal India Ravi Shanker Goel, Kepala Kemenag Medan Impun Siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ismiralda Wiriya Alrahman, Ketua PHDI Sumatera Utara Surya, Ketua PHDI Medan Subenthiren, para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, serta undangan lainnya.***












