Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat Toba 2026” serentak digelar di seluruh Indonesia dengan sandi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai dari tanggal 13 sampai dengan 25 maret 2026.
Dalam arahannya, ada beberapa hal yang ditekankan Jean Calvijn Simanjuntak diantaranya memastikan stok BBM dan LPG mencukupi.
“Kami meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan membeli sesuai kebutuhan saja,” tegas pimpinan apel dalam arahannya.
Selain itu untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Jean Calvijn Simanjuntak menyebutkan pemerintah telah menyiapkan skenario khusus yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) diantaranya mencakup rekayasa lalu lintas, pembatasan angkutan barang dan fasilitas istirahat bagi warga yang melakukan mudik.
“Untuk di Kota Medan, Polrestabes Medan telah menyediakan 13 Pos Pam, 1 Pos Pam Terpadu dan 1 Pos Pelayanan yang tersebar di 13 titik. Masyarakat di perbolehkan untuk menggunakan fasilitas ini,”ucap Jean Calvijn Simanjuntak seraya mengatakan Polri juga menyediakan penitipan kendaraan bagi warga yang akan melakukan mudik di setiap Polres.
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat Toba 2026” ini ditandai dengan penyematan pita tanda operasi dan dilanjutkan dengan pengecekan pasukan dan kendaraan dinas yang akan digunakan
Apel ini juga diikuti oleh aparatur gabungan dari TNI, Polri, Pemko Medan, Basarnas, Pramuka dan mitra kamtibmas.***












