SERGAI I METROSERGAI.com – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di ruas Tol Medan–Tebing Tinggi KM 71.700.
Tepatnya di wilayah Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Insiden tabrak belakang tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1707 OG dengan truk kontainer Mitsubishi Fuso BK 8247 EG.
Akibat peristiwa itu, seorang penumpang meninggal dunia, sementara tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, Toyota Avanza yang dikemudikan Machza Syahputra (45).
Warga Medan Amplas, melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi melalui jalur cepat.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan konsentrasi sehingga menghantam bagian belakang kanan truk kontainer yang dikemudikan Mahidin Sitorus (52).
Warga Medan Johor, yang sedang melaju di jalur lambat dengan arah yang sama.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah, arus lalu lintas cukup ramai, dan kondisi jalan dalam keadaan baik serta lurus.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Lisbet Lamentri br Pandiangan (29).
Ia sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Sultan Sulaiman sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengemudi Avanza, Machza Syahputra, mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Sultan Sulaiman.
Penumpang lainnya yang turut menjadi korban yakni Ardia Puspita (43), Sutatik (32), dan Halimah (34), yang menjalani perawatan di RSU Chevani Tebing Tinggi.
Tiga korban anak-anak berinisial MH (4), WA (12), dan FM (6) juga mengalami luka-luka.
Dengan WA dan FM dirawat di RSUD Sultan Sulaiman, sedangkan MH dirawat di RSU Chevani Tebing Tinggi.
Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mendata para korban di rumah sakit.












