SERGAI I METROSERGAI.com – Tidak harus melalui kegiatan formal, rasa kebersamaan juga dapat dibangun dari momen sederhana.
Hal itu tergambar saat Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Zuhari, bersama sejumlah anggota menikmati kerang rebus di IDOLA, Dusun VIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Senin (24/8/2026).
Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut.
Sambil menikmati hidangan kerang rebus, Zuhari dan para anggota terlihat berbincang serta saling berbagi cerita.
Momen sederhana itu menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara ketua dan anggota SMSI Sergai.
Zuhari mengatakan, kekompakan dalam organisasi tidak selalu harus dibangun melalui rapat atau kegiatan resmi.
Menurutnya, kebersamaan dalam suasana santai justru dapat menciptakan hubungan yang lebih akrab dan kekeluargaan.
“Rasa kebersamaan seperti ini sangat indah. Kita bisa duduk bersama, berbincang, dan menikmati makanan tanpa melihat perbedaan.
Yang terpenting adalah kekompakan dan rasa kekeluargaan,” ujar Zuhari.
Ia menilai, komunikasi yang baik menjadi salah satu modal penting dalam menjaga soliditas organisasi.
Karena itu, hubungan antara pengurus dan anggota perlu terus dirawat melalui berbagai kesempatan, termasuk dengan berkumpul dalam suasana santai.
“Kita ingin SMSI Sergai tetap kompak. Dengan komunikasi yang baik dan rasa kekeluargaan yang kuat.
Tentu akan lebih mudah bagi kita untuk menjalankan berbagai program organisasi ke depan,” katanya.
Santap kerang rebus bersama tersebut pun bukan sekadar menikmati hidangan.
Di balik suasana sederhana itu, terselip pesan tentang pentingnya kebersamaan, saling menghargai, dan menjaga silaturahmi.
Canda dan obrolan ringan yang mengalir selama kegiatan membuat suasana semakin hangat.
Momen itu menjadi salah satu cara keluarga besar SMSI Sergai menjaga kedekatan sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota.
Bagi keluarga besar SMSI Sergai, kebersamaan seperti ini diharapkan dapat terus terjaga.












