SERGAI I METROSERGAI.com – Upaya memperkuat mental, karakter, serta nilai spiritual personel terus dilakukan Polres Serdang Bedagai.
Salah satunya melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bertajuk Ngaji Kebangsaan bersama K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang lebih dikenal dengan Gus Baha.
Kegiatan yang menghadirkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. bersama Gus Baha tersebut diikuti jajaran Polres Serdang Bedagai secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula Patriatama Polres Sergai, Sabtu (26/9/2026).
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. diwakili Wakapolres Kompol SP. Anak Ampun, S.H.
Turut mengikuti kegiatan tersebut bersama para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta personel gabungan Polres Serdang Bedagai.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri menyoroti pentingnya hubungan dan sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan bangsa.
Kapolri menyampaikan bahwa kedekatan antara ulama dan umara bukanlah sesuatu yang baru.
Hubungan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa Indonesia.
Termasuk ketika para tokoh agama dan pemimpin pemerintahan bersama-sama berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
“Umara dan ulama memiliki sejarah perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Saat ini, kita juga memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun bangsa,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurut Kapolri, peran ulama hingga saat ini tetap memiliki arti penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nasihat, keteladanan, doa, serta bimbingan para ulama dinilai dapat menjadi pegangan moral bagi masyarakat maupun penyelenggara negara.
Ulama, lanjutnya, dapat menjadi lentera sekaligus kompas yang memberikan arah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa.
Di sisi lain, Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.












