MEDAN I METROSERGAI.com – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumatera Utara membongkar dugaan aktivitas perjudian online yang beroperasi dari sebuah kamar di Apartemen Grand Jati Junction, Kota Medan.
Dalam pengungkapan tersebut, lima pria diamankan karena diduga berperan sebagai kasir yang mengurus transaksi deposit taruhan hingga pembayaran kemenangan pemain.
Kasus ini turut mengungkap dugaan keterkaitan para terduga pelaku dengan jaringan perjudian online yang disebut berasal dari Kamboja.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, masing-masing pria diduga menerima gaji sebesar Rp10 juta per bulan, di luar bonus yang dijanjikan apabila berhasil mencapai target.
Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Bayu Wicaksono, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di depan Kantor Ditressiber Polda Sumut, Rabu (21/10/2026).
Bayu menjelaskan, berdasarkan keterangan yang sedang didalami, para terduga pelaku datang ke Indonesia, khususnya Kota Medan, untuk menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan operasional perjudian online.
“Berdasarkan keterangan yang kami peroleh, mereka merupakan bagian dari jaringan yang berasal dari Kamboja.
Mereka datang ke Indonesia, tepatnya ke Kota Medan, untuk melakukan aktivitas tersebut,” ujar Bayu.
Lima pria yang diamankan masing-masing berinisial HH, MRL, RHS, SH, dan WAS.
Mereka diduga bertugas memproses uang deposit yang digunakan pemain untuk memasang taruhan, sekaligus menangani permintaan pembayaran ketika pemain memperoleh kemenangan.
“Dari kegiatan tersebut, satu orang mendapatkan Rp10 juta setiap bulan.
Itu belum termasuk bonus apabila mereka bisa mencapai target,” ungkapnya.
Berawal dari Laporan Masyarakat
Pengungkapan dugaan praktik perjudian online ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tersebut di salah satu apartemen di Kota Medan.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Ditressiber Polda Sumut melalui serangkaian penyelidikan.
Setelah melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak terkait, petugas akhirnya bergerak ke lokasi yang dicurigai.












