SERGAI I METROSERGAI.com – Guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan bimbingan dan penyuluhan pendidikan masyarakat (Binluh Dikmas) lalu lintas.
Serta pemasangan stiker pemantul cahaya (scotlight) pada kendaraan angkutan barang.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026 tersebut berlangsung pada Rabu (4/11/2026).
Mulai pukul 17.00 WIB, di kawasan Alun-Alun Kabupaten Serdang Bedagai, Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 55–56, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.
Dalam kegiatan itu, Kapolres Sergai bersama personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.
Mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memasang stiker pemantul cahaya pada bagian belakang truk dan kendaraan pengangkut barang.
Pemasangan tersebut bertujuan meningkatkan visibilitas kendaraan, terutama pada malam hari maupun ketika kondisi penerangan jalan terbatas.
Dengan adanya stiker pemantul cahaya, kendaraan angkutan barang diharapkan lebih mudah terlihat oleh pengendara lain dari jarak yang lebih jauh.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan tabrak belakang yang dapat terjadi akibat keterbatasan jarak pandang.
Selain pemasangan stiker, petugas juga membagikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas serta menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada para pengguna jalan.
Sosialisasi tersebut dilakukan secara langsung agar masyarakat semakin memahami pentingnya berkendara dengan aman dan bertanggung jawab.
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mengatakan, kegiatan Binluh Dikmas dan pemasangan stiker pemantul cahaya merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama, khususnya dalam mengantisipasi kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang saat malam hari atau ketika jarak pandang terbatas.












