“Dia bercerita bahwa setelah sidang perceraian, ia merasa sangat putus asa.
Anaknya tidak bisa melanjutkan sekolah karena tidak mampu membayar uang sekolah.
Selain itu, dia juga sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga,” tambah Aipda Damendra.
Polisi Beri Perlindungan dan Pendampingan
Setelah berhasil menenangkan NPK, ketiga personel Ditlantas Polda Sumut membawanya ke Polsek Medan Kota agar mendapatkan perlindungan serta bantuan lebih lanjut.
Polisi juga membantu NPK dalam mengurus laporan terkait dugaan KDRT yang dialaminya.
Menanggapi kejadian ini, Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi terhadap tindakan cepat dan sigap yang dilakukan para personel Ditlantas Polda Sumut.
Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga ketertiban.
Tetapi juga untuk memberikan perlindungan dan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi aksi sigap anggota Ditlantas Polda Sumut yang berhasil menyelamatkan seorang ibu dari tindakan nekatnya.
Ini adalah bukti nyata bahwa polisi selalu hadir untuk masyarakat.
Kami juga mengimbau kepada siapa pun yang mengalami kesulitan hidup agar tidak ragu meminta bantuan.
Polisi selalu siap membantu,” ujar Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem.
Dukungan untuk Pemulihan NPK
Saat ini, NPK tengah mendapatkan pendampingan dari pihak kepolisian, termasuk akses ke layanan psikologis agar kondisinya dapat pulih secara emosional.
Selain itu, polisi juga akan membantu dalam proses hukum terkait dugaan KDRT yang dialaminya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa banyak perempuan di luar sana yang mengalami tekanan berat akibat perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan kesulitan ekonomi.
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan.
Tindakan cepat yang dilakukan personel Ditlantas Polda Sumut ini patut menjadi contoh bagi semua pihak tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama.












