SEIRAMPAH I METROSERGAI.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus berupaya menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, tertata.
Sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui rencana penataan kawasan Alun-Alun Sergai yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2026.
Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan, Jumat (26/6/2026).
Dalam peninjauan itu, turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sergai Abdul Rahman Purba, ST, MSP.
Penataan kawasan Alun-Alun Sergai akan difokuskan pada pembangunan 30 unit lapak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Serta pembangunan tembok penahan tanah (TPT) guna memperkuat infrastruktur di kawasan tersebut.
Bupati Darma Wijaya mengatakan, penataan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah.
Dalam menciptakan ruang publik yang lebih representatif, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin Alun-Alun Sergai menjadi ruang publik yang tertata rapi dan nyaman.
Nantinya akan tersedia 30 unit tempat usaha bagi pelaku UMKM agar aktivitas perdagangan lebih teratur, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung.
Selain itu, pembangunan TPT juga penting untuk memperkuat infrastruktur kawasan,” ujar Darma Wijaya.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Adlin Tambunan menilai penataan Alun-Alun Sergai tidak hanya akan mempercantik wajah kawasan.
Tetapi juga menjadi upaya mendorong geliat ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
“Harapannya, Alun-Alun Sergai tidak hanya menjadi ruang terbuka yang nyaman untuk berolahraga dan berbagai aktivitas masyarakat.
Tetapi juga menjadi pusat ekonomi yang representatif bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” ungkap Adlin.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUTR Sergai Abdul Rahman Purba memastikan seluruh rencana pembangunan akan disusun berdasarkan perencanaan teknis yang matang.
Serta menyesuaikan kemampuan anggaran daerah agar dapat direalisasikan pada TA 2026.












