METROSERGAI.COM, Aceh — Badan jalan KKA di Desa Babussalam mengalami kerusakan parah dan ambruk akibat banjir serta longsor. Berdasarkan pemantauan langsung pada Minggu (13/7/2026), sebagian badan jalan runtuh ke dasar sungai setelah tanah penyangga terkikis banjir dan longsor merusak pondasi jalan.
Kerusakan beton jalan yang runtuh disertai erosi parah pada tebing di sekitar lokasi. Akibatnya, aliran sungai mengalami perubahan arah karena gerusan air banjir yang deras.
Masyarakat setempat merasakan dampak yang signifikan akibat ambruknya jalan tersebut. Risiko kecelakaan meningkat bagi warga yang masih mencoba melintas di sekitar lokasi, sementara aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian mengalami hambatan serius. Akses transportasi ke wilayah tersebut pun terputus, sehingga masyarakat terpaksa menggunakan rute alternatif yang lebih jauh.
Hingga saat ini, retakan masih terlihat jelas pada badan jalan yang tersisa, memperburuk kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan.
Kepala Desa Babussalam berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat. “Kami butuh perbaikan permanen yang lebih kuat, termasuk penguatan tebing dan pondasi agar tidak mudah tergerus banjir dan longsor lagi,” ujarnya.
Selain memperbaiki ruas jalan, pemerintah daerah diharapkan segera menyediakan jalur alternatif yang aman selama proses perbaikan berlangsung, sehingga mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak semakin terganggu.(WIN)












