Daerah

Kabut Asap Ganggu Aktivitas dan Pernapasan Warga Sergai, Irma Menangis Minta Pertolongan Presiden Prabowo

×

Kabut Asap Ganggu Aktivitas dan Pernapasan Warga Sergai, Irma Menangis Minta Pertolongan Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

SERGAI I METROSERGAI.com – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, dikeluhkan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Selain membatasi kenyamanan beraktivitas, kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap dampaknya bagi kesehatan, khususnya gangguan pernapasan.

Keluhan itu disampaikan Irma (51), warga Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, saat ditemui (15/10/2026l) ketika sedang duduk di Alun-Alun Kabupaten Sergai.

Dengan raut wajah penuh kecemasan, ia mengungkapkan bahwa kabut asap yang dirasakannya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuatnya khawatir terhadap kesehatan masyarakat.

Menurut Irma, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele.

Ia berharap ada perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah agar masyarakat tidak terus-menerus dihantui kekhawatiran terhadap dampak kabut asap.

Dengan mata berkaca-kaca, Irma menyampaikan permohonan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar memberikan perhatian terhadap kondisi yang dialami masyarakat Sergai.

“Tolonglah, Bapak Presiden Prabowo, berilah pertolongan kepada kami, masyarakat Sergai.

Kabut asap ini sangat mengganggu aktivitas dan kesehatan kami,” ungkap Irma dengan suara penuh harap.

Bagi Irma, persoalan kabut asap bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan juga menyangkut hak masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan menghirup udara yang bersih.

Keluhan warga tersebut menjadi pengingat pentingnya penanganan kabut asap secara serius dan terukur.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera menelusuri sumber asap, memeriksa kondisi kualitas udara, serta mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat.

Apabila kabut asap berkaitan dengan kebakaran lahan atau sumber pencemaran lainnya, penanganan perlu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan agar sumber masalah dapat diatasi secara tepat.

Masyarakat juga membutuhkan informasi yang jelas mengenai kondisi kualitas udara, langkah pencegahan, serta tindakan yang harus dilakukan apabila kabut asap semakin pekat dan mengganggu pernapasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *