Yang dinilainya berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin.
Demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun,” ungkapnya.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan.
Momen tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru bagi Rosmalina Br. Sipayung untuk memiliki hunian yang lebih layak dan nyaman.
Melalui Program Polri Bedah Rumah, Polres Simalungun berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat.
Sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun tidak sekadar diperingati secara seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh hati rakyat.(mps)












