Dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat yang awalnya diwajibkan 50 kali sehari semalam, hingga akhirnya menjadi lima waktu dalam sehari semalam.
Ia menekankan pentingnya menjaga salat sebagai tiang agama serta membiasakan anak-anak untuk menunaikan salat sejak dini.
“Jangan sampai kita meninggalkan salat.
Mari tanamkan kebiasaan salat sejak sekarang agar kelak dewasa kita terbiasa menjalankan perintah Allah SWT,” pesannya kepada para siswa.
Acara semakin semarak dengan penampilan sholawat hadrah yang dimotori oleh Muhammad Hafiz Siddiq Tanjung dan Muhammad Fauzan Zaki Hatta.
Selain itu, para siswa juga menampilkan pidato dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Arab oleh Alia Ramadani (kelas VIII¹).
Bahasa Indonesia oleh Oktavia Dwi Lestari (kelas IX⁴), dan Bahasa Inggris oleh Nesya Adriani Wibowo (kelas VII²).
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat keimanan serta membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah.(red)












