Menurut Rico Waas, Kota Medan memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta digital. Ajang ini menjadi langkah awal untuk membangun kepercayaan diri generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global.
“Masa depan bukan untuk ditunggu, tetapi diciptakan dari tangan kita sendiri,” kata Rico Waas.
Kegiatan ini kolaborasi Pemerintah Kota Medan melalui BRIDA bersama IWAPI Medan dan UMSU. Sebanyak 632 peserta dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kompetisi ini. Pada tingkat SD, tercatat 133 peserta dari kelas 1–3 dan 158 peserta dari kelas 4–6. Tingkat SMP diikuti 166 peserta.
Adapun tingkat SMA/SMK meliputi kategori e-sports sebanyak 50 peserta dan lomba robotik 28 peserta. Sementara itu, tingkat mahasiswa terdiri atas lomba Internet of Things (IoT) dengan 40 peserta dan mobile apps sebanyak 57 peserta.
Rico Waas menilai tingginya partisipasi tersebut menjadi sinyal positif bagi masa depan Indonesia. “Kalau dulu kita bicara coding competition, belum tentu anak-anak aware. Sekarang mereka sudah siap,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Agussani, menyampaikan, dirinya telah menyerahkan jabatan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara pada 28 April 2026 kepada Prof. Dr. Akrim untuk periode 2026–2030.
Kini ia dipercaya oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai Ketua BPH UMSU, dengan tugas mengawasi dan menjaga keberlangsungan institusi.
Ia mengungkapkan rencana kolaborasi internasional setelah kunjungannya ke Perlis, Malaysia. Dalam kunjungan itu, UMSU menjalin komunikasi dengan Universiti Malaysia Perlis yang berfokus pada bidang digital, termasuk peluang kerja sama perwakilan di Sumatera Utara.
“Ini sejalan dengan program Wali Kota yang berkonsentrasi pada bidang digital,” ujarnya.
Puncak acara penutupan ini adalah pengumuman dan penyerahan hadiah. Suasana pun kian gembira dan penuh tepukan. Pada kategori Unplugged Coding tingkat SD kelas 1–3, Juara 1 diraih Tim 16 dari SDS Sultan Iskandar Muda, disusul Tim 39 dari UPT SDN Percontohan Medan sebagai Juara 2, dan Tim 24 dari SDS Nanyang Zhi Hui sebagai Juara 3. Sementara itu, Harapan 1 diraih Tim 34 dari UPT SDN 060877, Harapan 2 oleh Tim 15 dari SDS St. Antonius V, dan Harapan 3 oleh Tim 22 dari SDS Nanyang Zhi Hui.












