Polhukam

Tokoh Agama Sergai Soroti Maraknya Pencurian di Desa Firdaus, Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku dan Penadah

×

Tokoh Agama Sergai Soroti Maraknya Pencurian di Desa Firdaus, Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku dan Penadah

Sebarkan artikel ini

SERGAI I METROSERGAI.com – Aksi pencurian yang berulang kali terjadi di Dusun VII dan VIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kian meresahkan masyarakat.

Para tokoh agama setempat pun angkat bicara dan meminta aparat penegak hukum segera bertindak tegas.

Tokoh agama Sergai, Ustad Julis Sanjaya, S.PdI, Rabu (5/3/2026), menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kasus pencurian di wilayah tersebut.

Ia berharap pihak kepolisian bergerak cepat untuk menangkap pelaku sekaligus penadah barang curian.

“Kalau tidak segera ditangkap, aksi pencurian ini akan terus terjadi, seperti cendawan tumbuh di musim hujan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Drs. H. Ridwan Yahya, S.Pd, tokoh agama yang juga mantan Ketua PD Alwashliyah Sergai, menekankan pentingnya patroli rutin, khususnya pada malam hari.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat sangat dibutuhkan guna mencegah gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman.

“Kehadiran aparat di lapangan akan membuat pelaku kejahatan berpikir ulang. Ini penting agar masyarakat merasa terlindungi,” tegas Ridwan.

Ia juga menilai pemerintah daerah, pihak kecamatan hingga pemerintah desa perlu cepat merespons keluhan warga.

Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan jumlah korban dan kerugian materi akan semakin bertambah.

“Pertanyaannya, sampai kapan ini dibiarkan? Berapa banyak lagi warga yang harus dirugikan sebelum ada tindakan nyata?” ungkapnya dengan nada prihatin.

Salah satu kasus terbaru terjadi pada Selasa (4/3/2026) malam, sekitar pukul 21.10 WIB.

Sebuah kompresor listrik milik pengusaha hiburan Pasar Malam yang disimpan bersama perlengkapan lainnya di lapangan sepak bola Dusun VII Desa Firdaus, dilaporkan hilang digondol pencuri.

Peristiwa tersebut baru diketahui keesokan harinya, Rabu (5/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Hingga kini, pelaku maupun penadah barang curian tersebut belum berhasil diamankan.

Junita, salah seorang panitia Pasar Malam, berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan mengembalikan barang yang hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *