SEIBAMBAN I METROSERGAI.com – Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).
Yang digelar Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) wilayah Sergai dan Tebing Tinggi di Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Sabtu (9/5/2026).
Kehadiran kedua pimpinan daerah ini disambut antusias ribuan jemaat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
Ia menilai, nilai religius dan kebersamaan merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang damai dan sejahtera.
“Antusiasme masyarakat dalam kegiatan rohani seperti ini menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan.
Jika terus dijaga, hal ini akan melahirkan kehidupan yang harmonis, penuh kasih, dan saling menghargai,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sergai dalam mendukung kehidupan beragama yang inklusif.
Salah satu langkah nyata yang direncanakan adalah pembangunan Gereja Oikumene Sergai sebagai pusat kegiatan umat Kristiani.
“Gereja Oikumene nantinya diharapkan menjadi wadah kebersamaan yang mempererat persaudaraan serta memperkuat kerukunan antarumat,” tambahnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, perhatian orang tua sangat dibutuhkan agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman.
Bang Wiwik juga mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya gotong royong, termasuk dalam pembangunan rumah ibadah.
Ia menilai semangat kebersamaan tersebut tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap sesama.
“Gotong royong adalah warisan budaya yang harus terus kita jaga.
Dari situlah tumbuh rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam.
Serta mendorong perhatian bersama terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat.












