Polhukam

Brimob Polda Sumut dan BNNP Sumut Gelar Razia THM, Dua Pengunjung Positif Narkoba

×

Brimob Polda Sumut dan BNNP Sumut Gelar Razia THM, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Sebarkan artikel ini

MEDAN I METROSERGAI.com – Komitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan melalui aksi nyata sinergi aparat penegak hukum di Sumatera Utara.

Satuan Brimob Polda Sumut bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara.

Menggelar razia terpadu di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan, Kamis malam hingga Jumat dini hari (4–5 Juni 2026).

Dalam operasi tersebut, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut diterjunkan untuk mendukung pengamanan.

Sekaligus membantu pelaksanaan pemeriksaan terhadap para pengunjung tempat hiburan malam yang menjadi sasaran razia.

Tim gabungan melakukan pemeriksaan identitas serta tes urine secara acak guna mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.

Yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hasilnya, petugas menemukan dua orang pengunjung yang terindikasi positif menggunakan narkotika.

Kedua individu tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.

Guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han.

Menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang terus diperkuat bersama BNNP Sumut.

Dalam memerangi bahaya narkoba di wilayah Sumatera Utara.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kepala BNNP Sumatera Utara untuk mendukung penuh setiap pelaksanaan operasi pemberantasan narkoba.

Satuan Brimob Polda Sumut siap memberikan dukungan personel dan pengamanan demi melindungi masyarakat.

Dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.

Sehingga pemberantasannya tidak bisa dilakukan secara parsial.

Menurutnya, diperlukan kerja sama yang kuat antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat.

Agar ruang gerak pelaku penyalahgunaan narkotika semakin sempit.

“Langkah preventif dan penindakan harus terus dilakukan secara konsisten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *