MEDAN I METROSERGAI.com – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 24 kilogram dari Aceh menuju Palembang, Sumatera Selatan, berhasil digagalkan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi terlibat aksi kejar-kejaran dengan mobil yang dikendarai pelaku di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Besitang,dan Kabupaten Langkat.
Hingga petugas terpaksa menabrak kendaraan tersebut untuk menghentikan pelariannya.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, menjelaskan pengungkapan kasus itu dilakukan pada Senin (5/10/2026) dini hari.
Penindakan bermula dari hasil pengembangan kasus narkotika yang sebelumnya ditangani Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Informasi yang diterima petugas menyebutkan adanya rencana pengiriman narkoba dari Lhokseumawe, Aceh, menuju Palembang menggunakan sebuah mobil.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kepolisian melakukan penyelidikan dan pengintaian di kawasan perbatasan Aceh–Sumatera Utara, tepatnya di wilayah Kabupaten Langkat.
Setelah sekitar lima jam melakukan pemantauan, petugas mendeteksi sebuah mobil Daihatsu Terios bernomor polisi BL 1780 NI yang dicurigai membawa narkotika.
Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sejak memasuki wilayah Sumatera Utara.
Kecurigaan petugas semakin menguat hingga pembuntutan berlanjut menjadi aksi pengejaran.
Pengemudi mobil diduga berusaha menghindari kejaran polisi, sehingga petugas akhirnya mengambil tindakan dengan menabrak kendaraan tersebut untuk menghentikan laju pelaku.
“Saat pembuntuan dilakukan, mobil yang kami identifikasi membawa narkoba semakin kencang lajunya.
Kami pun kemudian melakukan pengejaran hingga harus menabrak mobil pelaku untuk menghentikan pelariannya,” ungkap Rafli, Rabu (14/10/2026) pagi.
Setelah kendaraan berhasil dihentikan, petugas mengamankan seorang pria berinisial AM (31), warga Desa Manasah Meucat, Kabupaten Aceh Utara.
Saat diminta keluar dari mobil, pria tersebut sempat menolak sehingga petugas harus mengeluarkannya secara paksa. Ia juga sempat membantah membawa narkotika.












