Daerah

Akses Wisata Pantai Sialang Buah Rusak, Mahasiswa Hukum Soroti Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Infrastruktur Publik

×

Akses Wisata Pantai Sialang Buah Rusak, Mahasiswa Hukum Soroti Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Infrastruktur Publik

Sebarkan artikel ini

SERGAI I METROSERGAI.com – Ambruknya titi yang menjadi akses menuju kawasan wisata Pantai Sialang Buah tidak hanya dipandang sebagai kerusakan infrastruktur semata.

Tetapi juga menjadi cerminan masih adanya persoalan mendasar dalam penyediaan fasilitas publik yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

Mahasiswa Fakultas Hukum sekaligus masyarakat Pantai Sialang Buah, Muklis.

Menilai pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur merupakan bagian dari kewajiban negara.

Dalam memberikan pelayanan publik yang aman dan layak bagi masyarakat.

Menurutnya, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Menegaskan bahwa penyelenggaraan jalan harus berlandaskan asas keselamatan, keamanan, kenyamanan, transparansi, akuntabilitas, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

“Jalan dan fasilitas pendukungnya bukan hanya akses fisik, tetapi juga bagian dari hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang layak dan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pantai Sialang Buah merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Serdang Bedagai yang memiliki kontribusi ekonomi cukup besar bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran wisatawan selama ini menjadi sumber penghidupan bagi pedagang, pelaku usaha mikro, hingga masyarakat yang bergerak di sektor jasa.

Namun, potensi tersebut dinilai sulit berkembang apabila persoalan infrastruktur dasar, seperti kerusakan jalan, banjir, maupun fasilitas penghubung yang rusak, tidak ditangani secara berkelanjutan.

Muklis berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui dinas terkait segera mengambil langkah konkret.

Dengan memperbaiki titi yang ambruk serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi akses menuju Pantai Sialang Buah.

Menurutnya, pembangunan daerah seharusnya tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan.

Tetapi juga memastikan masyarakat di wilayah pesisir dan destinasi wisata memperoleh akses yang aman, nyaman, dan memadai.

“Sebagai masyarakat Pantai Sialang Buah dan insan akademik, saya berharap aspirasi ini menjadi perhatian bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *