ACEH I METROSERGAI.com – Bencana banjir dan longsor mengakibatkan sebagian badan Jalan KKA di Desa Babussalam mengalami kerusakan parah hingga ambruk.
Akibatnya, ruas jalan tersebut tidak lagi dapat dilalui kendaraan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lokasi pada Minggu (12/7/2026), derasnya arus banjir menggerus tanah penyangga badan jalan sehingga memicu longsor.
Kondisi tersebut menyebabkan pondasi jalan kehilangan daya dukung, mengakibatkan struktur beton runtuh ke dasar sungai.
Selain badan jalan yang ambruk, tebing di sekitar lokasi juga mengalami erosi cukup serius.
Gerusan air bahkan mengubah aliran sungai, sehingga dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan apabila tidak segera ditangani.
Kerusakan infrastruktur ini berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Risiko kecelakaan bagi warga yang melintas di sekitar lokasi meningkat.
Sementara distribusi hasil pertanian, kegiatan ekonomi, dan akses transportasi menjadi terhambat karena jalur utama terputus.
Di sejumlah titik sekitar lokasi juga masih tampak retakan pada badan jalan yang berpotensi memicu longsor susulan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat harus menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Masyarakat berharap Pemerintah Daerah segera mengambil langkah penanganan darurat guna mencegah kerusakan semakin meluas.
Selain membangun kembali ruas jalan yang ambruk, diperlukan pula penguatan tebing serta pondasi jalan agar lebih kokoh.
Dan mampu menghadapi ancaman banjir maupun longsor di masa mendatang.
Selama proses perbaikan berlangsung, warga juga mengharapkan pemerintah menyediakan jalur alternatif yang aman.
Sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan dan aktivitas perekonomian tidak terganggu.(edwin)












