MEDAN I METROSERGAI.com – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan jaringan judi online yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara.
Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan dua orang berinisial MA dan DH sebagai tersangka.
Pengungkapan perkara ini berawal dari aktivitas patroli siber yang dilakukan personel Ditressiber Polda Sumut.
Dari pemantauan dunia maya, petugas menemukan sebuah situs bermerek Nextplay88 yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas perjudian online.
Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Pol Bayu Wicaksono mengatakan, hasil penelusuran digital kemudian dikembangkan melalui serangkaian penyelidikan.
Hingga mengarah kepada dua lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan tersebut.
“Kita ada dua TKP, yang pertama di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Kemudian yang kedua di Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Tebing Tinggi,” kata Bayu, Kamis (1/10/2026).
Dari hasil penyelidikan, petugas lebih dahulu mengidentifikasi DH yang diduga beroperasi di wilayah Kota Tebing Tinggi.
Penangkapan terhadap DH kemudian menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengembangkan kasus dan menelusuri pihak lain yang diduga terlibat.
Pengembangan penyidikan selanjutnya mengarah kepada MA yang disebut polisi sebagai pemilik situs judi online tersebut.
Petugas kemudian mendatangi kediaman MA di wilayah Kota Medan untuk melakukan pencarian dan penggeledahan.
Namun, saat polisi tiba, MA tidak berada di rumah. Petugas hanya menemukan istri MA yang kemudian dimintai keterangan sebagai saksi.
“Di Medan kita berhasil melakukan penggeledahan terhadap kediaman MA.
Namun MA tidak berada di tempat dan hanya ada istrinya yang kemudian kita periksa sebagai saksi,” jelas Bayu.
Penyidik tidak berhenti di lokasi tersebut.
Informasi yang diperoleh selama proses penyelidikan kembali dikembangkan hingga petugas mengarah ke Desa Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Tebing Tinggi.
Di lokasi itu, polisi berhasil mengamankan DH yang disebut memiliki keterkaitan dengan MA dalam pengelolaan situs judi online tersebut.












