Polhukam

Kapolri Apresiasi Kapolda Sumut, Joint Operation Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka

×

Kapolri Apresiasi Kapolda Sumut, Joint Operation Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka

Sebarkan artikel ini

Kapolri Beri Apresiasi kepada Kapolda Sumut

Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan kerja keras jajaran kepolisian di Sumatera Utara dalam menghadapi ancaman peredaran narkoba.

Menurutnya, tingginya angka peredaran narkotika di Sumatera Utara tidak boleh menjadi alasan bagi aparat untuk berkecil hati.

Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan intensitas pengungkapan kasus sekaligus memperkuat strategi pencegahan.

“Kalau dilihat dari data preferensi BPS, memang Sumatera Utara ini nomor satu dalam peredaran narkoba. Tapi jangan kecil hati.

Walaupun nomor satu, pengungkapannya juga paling banyak,” ujar Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara, Kapolda Sumut, dan Kapolrestabes Medan atas dukungan serta upaya yang dilakukan dalam penanganan persoalan narkotika.

Kapolri menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah kejahatan terjadi.

Langkah pencegahan harus diperkuat sejak awal agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Jangan kita kecil hati dengan data-data seperti itu. Yang paling penting adalah langkah-langkah menghadapi narkoba ini harus terus dilakukan, mulai dari hulunya, dari pencegahannya,” tegasnya.

Selamatkan Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Kapolri juga mengingatkan bahwa keberhasilan menyita barang bukti dalam jumlah besar tidak semata-mata menjadi ukuran keberhasilan penegakan hukum.

Lebih dari itu, upaya tersebut merupakan bagian dari perlindungan terhadap masyarakat dari dampak buruk narkotika.

“Barang bukti yang disita hari ini bukan sekadar angka pencapaian, melainkan potensi penyelamatan jutaan jiwa generasi muda bangsa,” katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh melalui penindakan terhadap jaringan pengedar.

Penguatan pengawasan jalur masuk, edukasi masyarakat, serta upaya pencegahan penyalahgunaan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *