Kerja sama antara kepolisian, BNN, Bea dan Cukai, pemerintah daerah, serta masyarakat juga dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika.
Pengungkapan 1,16 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjaga wilayah Sumatera Utara dari ancaman penyelundupan narkotika.
Apresiasi Kapolri kepada Kapolda Sumut dan jajaran diharapkan semakin mendorong konsistensi penegakan hukum.
Sekaligus memperkuat upaya pencegahan demi melindungi masyarakat dan masa depan generasi muda Indonesia.(mps)












