SERGAI I METROSERGAI.com – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Dolok Masihul berhasil meringkus dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian.
Di Lingkungan VII, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial Imam Wahyudi alias Tikus (32) dan B.S. (33).
Keduanya merupakan warga Lingkungan VII, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, yang ditangkap pada Sabtu (10/10/2026).
Setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan pencurian yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban, S.H., melalui Kanit Reskrim IPDA L. Torosky Manik, S.H., menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Saat itu, korban bernama Roy Syahputra Tarigan (40), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kecamatan Serba Jadi.
Mendapat informasi dari seorang saksi bahwa rumah miliknya di Pekan Dolok Masihul telah dibongkar oleh pencuri.
Mendapat kabar tersebut, korban segera memeriksa kondisi rumahnya.
Setibanya di lokasi, korban mendapati bangunan rumahnya telah dimasuki pelaku dengan cara membongkar bagian bangunan.
Akibat kejadian itu, sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang.
Barang-barang tersebut meliputi satu unit televisi, satu unit mesin pompa air atau Sanyo, satu unit mesin cuci, satu unit meteran listrik.
Serta satu unit kulkas, dua buah jerajak pintu besi, dua buah jerajak jendela, serta tiga buah kursi plastik berwarna hijau.
Total kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dolok Masihul untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi Lakukan Penyelidikan hingga Identifikasi Pelaku
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian.
Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.












