Daerah

Rico Waas Evaluasi Janji Kampanye, Tegaskan Tak Mau Data ABS dan Target Harus Tuntas

×

Rico Waas Evaluasi Janji Kampanye, Tegaskan Tak Mau Data ABS dan Target Harus Tuntas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program prioritas yang merupakan bagian dari janji kampanye dirinya bersama Wakil Wali Kota Medan dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (8/6/2026).(diskominfo medan)

Selain itu Rico Waas juga menyoroti pembangunan jaringan CCTV dan pemasangan CCTV serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU) yang masih memerlukan percepatan realisasi.

“Kita pahami pembangunan jaringan membutuhkan waktu. Tapi tahun depan harus meningkat. Saya minta dicari skema yang lebih efektif dan efisien agar target pemasangan CCTV dan PJU bisa lebih cepat tercapai,” tegas Rico Waas.

Salah satu program yang mendapat perhatian khusus Rico Waas adalah target perbaikan 10.000 gang di Kota Medan. Menurut Rico, realisasinya masih jauh dari target dan perlu menjadi fokus seluruh perangkat daerah terkait.

“Perbaikan 10.000 gang ini masih jauh di bawah 50 persen. Memang pekerjaan fisik berat dan membutuhkan biaya besar, tetapi saya minta terus dipercepat karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” sebut Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas juga menyoroti sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, khususnya di kawasan Medan bagian utara yang kerap dikeluhkan masyarakat. Ia meminta koordinasi terus dilakukan agar proses perbaikan dapat segera terealisasi.

Dalam pertemuan itu Rico Waas secara khusus mengingatkan seluruh jajaran agar tidak hanya terpaku pada angka capaian yang terlihat baik di atas kertas. meskipun penilaian yang disampaikan menunjukkan angka capaian sekitar 80 persen lebih hal itu tidak boleh membuat seluruh jajaran cepat berpuas diri.

“Saya tidak suka ABS (asal bapak senang). Jangan sampai yang disampaikan kepada saya hanya angka-angka yang terlihat manis dan indah. Lebih baik disampaikan apa adanya, meskipun pahit, supaya kita bisa melakukan perbaikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, evaluasi dilakukan agar janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat tidak sekadar menjadi dokumen politik, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program yang dirasakan manfaatnya.

“Jangan sampai nanti masyarakat bertanya, mana janji kampanyenya, mengapa belum terealisasi. Karena itu seluruh program harus terus dievaluasi dan diperbaiki,” katanya.

Rico juga menyoroti target penciptaan lapangan kerja yang menurutnya perlu ditingkatkan. Meski target awal 10.000 lapangan pekerjaan telah tercapai, ia menilai angka tersebut masih bisa didorong lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *