“Berkumpul silakan, arisan silakan, tapi jangan menunjukkan kemewahan. PKK harus memberi contoh yang baik, bukan pamer,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rico mendorong TP PKK untuk fokus pada sejumlah program prioritas, seperti pengembangan UMKM, advokasi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), peningkatan literasi, serta penguatan peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Ia menyoroti tantangan serius yang dihadapi anak-anak saat ini, terutama akibat penggunaan gawai yang berlebihan dan lemahnya budaya literasi. Karena itu, ia meminta PKK menghadirkan program kreatif seperti pojok baca dan kegiatan edukatif berbasis keluarga.
“Keberhasilan anak itu kuncinya di rumah. Orang tua harus hadir. Kalau anak punya masalah di luar lalu pulang ke rumah tanpa perhatian, itu awal kegagalan,” ujarnya.
Selain itu, Rico juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan yang baik dan pemberdayaan usaha kecil di tingkat kelurahan.
Menutup arahannya, Rico mengajak seluruh pengurus TP PKK untuk bekerja dengan hati dan meninggalkan jejak nyata bagi masyarakat.
“Jadilah PKK yang membawa dampak, yang punya legacy. Buat program yang dikenang, yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Usai pelantikan pengurus TP PKK Kota Medan, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Medan oleh Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas.
Dalam sambutannya, Airin menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua TP PKK kecamatan yang baru dilantik, seraya mengingatkan bahwa amanah yang diemban harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya implementasi 10 program pokok PKK secara tepat sasaran hingga ke tingkat dasawisma. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kegiatan seremonial, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu memberdayakan keluarga dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.
Karena itu, ia mendorong pengurus untuk aktif menjalin koordinasi, komunikasi, serta hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.












