“Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita bisa menjaga silaturahmi, menjalin persahabatan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam semangat penyelenggaraan turnamen tersebut.
Imam berharap, pertemuan antarpemain dalam kompetisi ini tidak berhenti setelah pertandingan berakhir.
Hubungan baik yang terbangun selama turnamen diharapkan terus berlanjut, terutama dengan tim-tim yang datang dari luar Kabupaten Serdang Bedagai.
Kehadiran 11 tim dalam Super League U40 2026 juga memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap sepak bola tetap tumbuh di berbagai kalangan.
Melalui kategori usia 40 tahun ke atas, para pemain memiliki kesempatan untuk terus aktif berolahraga, menjaga kebugaran tubuh, sekaligus menyalurkan hobi yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Lebih dari itu, turnamen ini menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, memperluas pergaulan, dan memperkuat hubungan antarkomunitas sepak bola.
Nilai-nilai kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan olahraga yang melibatkan peserta dari berbagai wilayah.
Dengan berakhirnya kompetisi dan ditetapkannya para pemenang, Super League U40 Tahun 2026 meninggalkan semangat positif bagi seluruh peserta.
Samudera FC Medan membawa pulang gelar juara, Jurnalis FC meraih posisi kedua, Kota Galuh FC menempati peringkat ketiga, dan Family FC berada di posisi keempat.
Sementara itu, Kabar Sembiring dari Kota Galuh FC melengkapi pencapaian turnamen dengan penghargaan top skor berkat lima gol yang dicetaknya.
Penyelenggaraan turnamen di Lapangan Gelora Bung Wandi, Desa Matapao, ini diharapkan menjadi pemantik bagi kegiatan olahraga serupa pada masa mendatang.
Dengan mengedepankan sportivitas, persahabatan, dan silaturahmi.
Sepak bola diharapkan terus menjadi jembatan yang menyatukan masyarakat, baik di Kabupaten Serdang Bedagai maupun di berbagai daerah lainnya.(red)












