Daerah

Truk Aspal Tergelincir, Motor Tabrak Bagian Kepala; Pengendara Luka Berat

×

Truk Aspal Tergelincir, Motor Tabrak Bagian Kepala; Pengendara Luka Berat

Sebarkan artikel ini

Efendi mengaku, saat tiba di lokasi kecelakaan, dirinya tidak melihat adanya tanda pengamanan yang cukup di sekitar dump truck.

“Setelah kejadian baru dipasang plang dan kursi kayu untuk menghadang jalan.

Bahkan bendera yang ditancapkan di bagian kepala mobil juga baru dipasang pagi ini,” kata Efendi.

Pihak keluarga korban juga telah menghubungi Humas kontraktor, Amin Sembiring, untuk meminta pertanggungjawaban dan penyelesaian atas kecelakaan tersebut.

Namun, keluarga mengaku hingga kini belum mendapatkan solusi terkait peristiwa tersebut.

Polisi Lakukan Evakuasi dan Penyelidikan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Serdang Bedagai, Ipda Nauli Siregar, bersama sejumlah personel turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga melakukan penanganan sekaligus menunggu proses evakuasi dump truck oleh pihak kontraktor.

“Kami lagi menunggu proses evakuasi kendaraan pengangkut dari pihak kontraktor.

Untuk identitas kendaraan maupun sopir truk ini masih dalam identifikasi,” ujar Ipda Nauli.

Polisi masih melakukan identifikasi untuk memastikan kronologi kecelakaan serta faktor-faktor yang diduga menyebabkan peristiwa tersebut.

Humas Kontraktor Mengaku Baru Mengetahui

Sementara itu, Amin Sembiring yang disebut sebagai Humas kontraktor CV Seleksi Alam Nusantara membenarkan dirinya menjabat sebagai Humas.

Namun, Amin mengaku baru mengetahui kecelakaan tersebut setelah peristiwa terjadi.

“Bang, saya kan Humas, bukan pekerja. Saya baru mengetahui kejadian ini pada malam tadi.

Kalau mau konfirmasi itu sama pekerjanya, Bang,” ujar Amin melalui pesan suara WhatsApp.

Terpisah, Konsultan Supervisi PT Transmina Cintra Indo Consultant, Hatorangan Siahaan, menyatakan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk bertanggung jawab atas kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Saya hanya di bidang konsultan konstruksi, khususnya bidang pengaspalan,” katanya.

Peristiwa ini kini menjadi perhatian karena keberadaan kendaraan berat yang tergelincir dan berada dekat badan jalan selama berjam-jam diduga menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *