Ia mengingatkan seluruh anggota untuk memiliki visi yang sama dalam membangun media yang sehat dan bertanggung jawab.
“Produk jurnalistik harus tetap mengedepankan profesionalisme.
Organisasi yang kuat lahir dari kesamaan arah dan tujuan,” tegasnya.
Erris juga mendorong seluruh media anggota SMSI untuk terus berbenah agar memenuhi standar Dewan Pers.
SMSI Sumut, kata dia, siap membantu proses pendataan, verifikasi media, hingga pelatihan pengelolaan media berbasis standar jurnalistik.
Tak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) juga menjadi perhatian penting.
Ia menyebut jenjang UKW mulai dari tingkat Muda, Madya hingga Utama harus dimanfaatkan insan pers untuk meningkatkan kredibilitas profesi.
Dalam sambutan Bupati Sergai yang disampaikan Akmal Koto, pemerintah daerah mengapresiasi kontribusi kepengurusan SMSI Sergai periode sebelumnya.
Dalam menjaga iklim informasi yang positif dan konstruktif di tengah masyarakat.
Pemerintah berharap kepengurusan baru hasil Muskab I mampu membawa SMSI Sergai menjadi organisasi media siber yang profesional.
Amanah, solid, serta tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
Momentum Muskab I ini pun menjadi penanda semangat baru bagi insan pers di Serdang Bedagai.
Untuk terus tumbuh, beradaptasi, dan menjaga marwah jurnalistik di era digital yang terus berubah.(edwin)












