Polhukam

7,5 Jam Menembus Perbukitan, Tim Gabungan Bongkar Ladang Ganja 5 Hektare di Madina

×

7,5 Jam Menembus Perbukitan, Tim Gabungan Bongkar Ladang Ganja 5 Hektare di Madina

Sebarkan artikel ini

MEDAN I METROSERGAI.com – Perjalanan panjang selama sekitar 7,5 jam menembus medan perbukitan berbuah hasil.

Tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara, BNN, TNI, Satpol PP, serta masyarakat berhasil menemukan ladang ganja seluas kurang lebih lima hektare di kawasan Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sekitar 150.000 batang tanaman ganja yang diperkirakan telah berusia lima hingga enam bulan dengan tinggi mencapai satu sampai 1,5 meter.

Sebanyak 149.980 batang ganja dimusnahkan langsung di lokasi dengan cara dicabut dan dibakar.

Sementara 20 batang lainnya diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Pengungkapan ladang ganja berskala besar itu merupakan bagian dari Operasi Penegakan Hukum (Gakkum) Narkoba 2026 yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengungkapkan keberhasilan tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penanaman ganja di kawasan Tor Sihite.

Informasi tersebut diterima pada Kamis, 29 Oktober 2026. Menindaklanjutinya, Satresnarkoba Polres Mandailing Natal kemudian berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Koordinasi diperluas dengan melibatkan BNN Provinsi Sumatera Utara, BNNK Mandailing Natal, TNI dan Satpol PP hingga akhirnya dibentuk tim gabungan untuk melakukan penyisiran ke lokasi.

Tim dipimpin langsung Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol. Andy Arisandi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut Kombes Pol. Dr. Josua N.A.M. Tampubolon, S.H., M.H.

Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., serta Kepala BNNK Madina Syamsul Arifin, S.E., M.E.

Tembus Medan Sulit Selama 7,5 Jam

Untuk mencapai lokasi, personel gabungan harus menghadapi medan yang cukup berat.

Perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 7,5 jam melewati kawasan perbukitan.

Tim akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Di hadapan petugas terbentang tanaman ganja yang tersebar di area sekitar lima hektare.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *