MEDAN I METROSERGAI.com – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Bagian Utara (SUMBAGUT).
Pada Jumat malam (22/05/2026) membuat sejumlah kawasan di Kota Medan dan daerah sekitarnya sempat diselimuti kegelapan.
Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di lokasi yang minim penerangan dan padat aktivitas warga.
Mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah situasi tersebut.
Polda Sumatera Utara bersama jajaran langsung bergerak cepat dengan memperketat patroli dan pengamanan di berbagai titik rawan.
Sejak malam hingga dini hari, personel dari berbagai satuan diterjunkan ke lapangan.
Mulai dari Satuan Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta, personel Polres hingga Polsek jajaran aktif melakukan patroli keliling.
Menyisir kawasan permukiman, pusat keramaian, objek vital, hingga ruas jalan utama yang terdampak pemadaman listrik.
Selain menjaga situasi kamtibmas, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah persimpangan.
Yang lampu traffic light-nya tidak berfungsi akibat blackout.
Kehadiran aparat di lapangan menjadi bentuk kesiapsiagaan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas di tengah kondisi gelap.
Di sejumlah titik strategis Kota Medan, personel kepolisian tampak bersiaga untuk mengantisipasi kemacetan, aksi kriminalitas.
Maupun gangguan keamanan lainnya yang berpotensi terjadi saat penerangan terganggu.
Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengatakan peningkatan patroli dilakukan sebagai langkah preventif.
Guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama pemadaman listrik berlangsung.
“Polda Sumut bersama seluruh jajaran telah meningkatkan patroli serta kegiatan preventif di lapangan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Personel dari berbagai fungsi kami kerahkan untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, patroli akan terus diintensifkan selama masih terdapat wilayah yang mengalami gangguan pasokan listrik
Khususnya pada kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.












