MEDAN I METROSERGAI.com – Ancaman kejahatan siber kian nyata di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Hal ini menjadi sorotan utama dalam kuliah umum yang disampaikan Direktur Reserse Siber Polda Sumatera Utara, Bayu Wicaksono.
Di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Selasa (12/5/2026).
Bertempat di auditorium utama kampus, kegiatan ini dihadiri oleh civitas academica dari berbagai fakultas.
Mulai dari Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Teknologi Informasi, hingga mahasiswa program pascasarjana.
Kuliah umum yang mengangkat tema “Cyber Crime sebagai Ancaman Nyata di Era Digital” ini membedah berbagai aspek penting.
Mulai dari evolusi peradaban digital, perkembangan teknologi, hingga kondisi faktual yang dihadapi masyarakat saat ini.
Dalam paparannya, Bayu Wicaksono juga menguraikan beragam jenis kejahatan siber yang marak terjadi, serta peran kepolisian dalam penegakan hukum di dunia digital.
Tak hanya itu, ia turut menyinggung konsep VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang menggambarkan dinamika dunia modern yang serba cepat dan penuh ketidakpastian.
Menurutnya, kondisi ini menuntut kesiapan generasi muda untuk lebih adaptif dan cerdas dalam menghadapi perubahan.
Acara diawali dengan sambutan dari Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama para dekan dan seluruh peserta yang hadir.
Dalam pesannya kepada mahasiswa, Bayu menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas diri di era digital.
Ia mengingatkan bahwa teknologi tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga risiko besar jika tidak digunakan secara bijak.
“Mahasiswa harus mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bukan justru menjadi korban atau bahkan pelaku kejahatan siber,” tegasnya.
Kuliah umum ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya literasi digital.
Sekaligus mendorong mereka untuk berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang aman dan produktif.(mps)












