SERGAI I METROSERGAI.com – Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ke-V.
Berbagai aspek teknis hingga koordinasi lintas bidang dibahas secara mendalam dalam rapat persiapan yang digelar di Pantai Romantis, Senin (29/6/2026).
Rapat tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan musyawarah dan pengukuhan kepengurusan.
Dapat berlangsung tertib, lancar, serta sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.
Ketua Pelaksana Musyawarah Kadin Sergai, Saiful Amri, SH, mengatakan kesiapan panitia menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan musyawarah.
Menurutnya, seluruh unsur panitia harus bekerja secara terkoordinasi agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan maksimal.
“Rapat ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan musyawarah telah dipersiapkan secara matang.
Harapannya, kegiatan ini berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan yang berkualitas bagi organisasi,” ujarnya.
Dalam pembahasan rapat, panitia mengulas berbagai hal penting.
Mulai dari penyusunan susunan acara, kesiapan lokasi, distribusi undangan kepada peserta, hingga mekanisme persidangan selama musyawarah berlangsung.
Panitia juga mengidentifikasi potensi kendala yang mungkin muncul agar dapat diantisipasi sejak awal.
Musyawarah Kadin Kabupaten Serdang Bedagai ke-V dijadwalkan berlangsung di Bahagia Hall, Perbaungan, pada Selasa, 7 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi.
Sekaligus melahirkan kepengurusan yang mampu mendorong kemajuan dunia usaha, perdagangan, dan industri di Kabupaten Serdang Bedagai.
Melalui persiapan yang matang serta sinergi seluruh panitia, pelaksanaan Musyawarah Kadin Sergai ke-V diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan.
Tetapi juga menghasilkan keputusan yang membawa organisasi semakin profesional, berintegritas, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.(lem)












