TERITORIAL24.COM, Asahan- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S. Sos, MSi memaparkan industri sepatu Bunut kepada Tim Komisi VII DPR – RI dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang mengunjungi Paviliun Kabupaten Asahan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke – 50 di Komplek PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Kamis (09/07/2026).
Tidak hanya terkait tempat pembuatan sepatu yang sempat menembus pasaran dunia itu, dalam paparannya dia juga menjelaskan permasalahan kulitas dan harga pasar sepatu tersebut.
“Industri Sepatu Bunut merupakan industri rumahan yang berkembang sejak tahun 1998. Lokasi rumah produksinya berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Bunut dan Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat atau sekitar 3,5 kilometer dari Kantor Bupati Asahan,” ujar Taufik Zainal Abidin Siregar S. Sos, MSi diawal paparannya di hadapan Ketua Tim Komisi VII DPR RI Dr Evita Nursanty M.Sc dan rombongan serta Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution.
Taufik mengatakan, Sepatu Bunut memiliki berbagai pilihan desain dengan kualitas jahitan yang rapi dan daya tahan yang kuat serta harga yang terjangkau. Selain itu juga merincikan ciri khas dan mode produk sepatu tersebut seperti tanpa tali, tanpa tumit dan dikenal dengan model pansus baik untuk pria maupun wanita.
Tidak hanya itu, di kesempatan itu Taufik juga mengungkapkan letak keunggulan produk sepatu itu dan tekhnis pembuatannya. Dimana pemasangan kulit sepatu tersebut dilakukan dari bagian tapak hingga ke bagian atas atau berbeda dengan teknik pembuatan sepatu pada umumnya.
Teknik tersebut menghasilkan sepatu yang lebih kokoh dan memiliki daya tahan yang tinggi. Hingga kini, para pengrajinnya masih terus memproduksi sekaligus memasarkan sepatu hasil produksinya secara mandiri baik melalui rumah produksi maupun toko masing-masing.
Di kesempatan itu Taufik juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Tim Komisi VII DPR RI beserta rombongan dan Gubsu atas kunjungan mereka ke Paviliun Kabupaten Asahan. Diharapkannya kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Asahan dan para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas pemasaran.












