Daerah

Rico Waas Perluas Akses Kerja bagi Warga Medan, Dari Barista Disabilitas hingga Peluang Kerja ke Luar Negeri

×

Rico Waas Perluas Akses Kerja bagi Warga Medan, Dari Barista Disabilitas hingga Peluang Kerja ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat membuka Pelatihan Kerja di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Jalan Amal, Sunggal, pada Senin (6/7/2026).(diskominfo medan)

METROSERGAI.COM, Medan- Kekurangan fisik bukan penghalang, semua warga Medan punya hak dan talenta yang sama untuk sukses, menjadi penegasan yang disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat membuka Pelatihan Kerja di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Jalan Amal, Sunggal, pada Senin (6/7/2026).

Sebanyak 20 penyandang disabilitas dilatih secara khusus untuk menjadi barista profesional yang siap kerja dan sebanyak 40 perempuan tangguh pencari nafkah di jalanan dibekali pelatihan safety riding.

Dijelaskan Rico Waas, Dirinya berkomitmen menciptakan ruang kerja yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh kaarena itu, Pemko Medan memberikan perhatian khusus kepada kaum perempuan dan penyandang disabilitas agar mampu menjadi tenaga kerja yang tangguh dan mandiri.

“Kita ingin memberikan keadilan untuk semuanya. Kami percaya bahwasanya setiap orang memiliki kapasitas dan talenta,” kata Rico Waas.

Menurut Rico Waas, ini adalah ruang-ruang kesempatan yang adil untuk semuanya. Ada hal yang mungkin menjadi kekurangan secara fisik, tapi mereka diberikan talenta yang lebih. Kita harus mendorong agar masyarakat Kota Medan diberikan ruang tersebut.

Rico Waas juga mengingatkan bahwa tantangan dunia kerja saat ini sudah tidak normatif lagi. Perusahaan saat ini menuntut spesifikasi pekerja yang tinggi, adaptif terhadap teknologi digital, serta memiliki komunikasi yang baik.

Dirinya mencontohkan bagaimana sektor humas kini wajib menguasai aplikasi kreatif seperti CapCut dan Canva, serta dunia barista yang harus terus memperbarui menu-menu modern. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan seperti ini menjadi kunci agar tenaga kerja lokal tidak tersisih.

Namun, selain keahlian teknis (hard skill), Rico Waas menekankan pentingnya faktor integritas agar para pekerja bisa bertahan lama (sustain) di tempat kerja.

“Saya berharap jangan begitu sudah masuk kerja, integritasnya hilang. Bawa pelatihan hari ini jadi bekal, buat integritas di dalam diri, dan seriuslah dalam bekerja. Jika kita punya skill, komunikasi baik, dan integritas tinggi, perusahaan yang akan mencari kita,” tambah Rico Waas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *