SERGAI I METROSERGAI.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Medan–Tebing Tinggi KM 70.900, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (11/9/2026) dini hari.
Mobil penumpang Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk tronton bak kayu yang melaju di depannya.
Akibat insiden tersebut, tiga penumpang Toyota Hiace mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi truk yang terlibat kecelakaan meninggalkan lokasi kejadian dan hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Diduga Sopir Mengantuk
Kecelakaan terjadi sekira pukul 02.30 WIB, saat Toyota Hiace nomor polisi BB 4309 BB yang dikemudikan Maratur Sibagariang bergerak dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan yang melaju di jalur cepat tersebut diduga oleng ke kiri akibat pengemudi mengantuk.
Mobil kemudian masuk ke jalur lambat dan menghantam bagian belakang truk tronton bak kayu yang berada di depannya.
Benturan mengakibatkan bagian depan Toyota Hiace mengalami kerusakan.
Setelah kejadian, truk tronton yang belum diketahui identitasnya itu meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan penanganan di lokasi.
Kendaraan Toyota Hiace beserta STNK diamankan di Kantor Unit Gakkum Sat Lantas Polres Serdang Bedagai untuk kepentingan penyelidikan.
Tiga Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tiga penumpang Toyota Hiace mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut.
Mereka selanjutnya dibawa ke RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan.
Ketiga korban yang mengalami luka-luka yakni:
1. Lemiston Ego Simamora (49), mengalami luka robek pada kening dan kaki kanan, luka lecet pada kaki kiri, serta keluhan dada sesak.
2. Musyawarah Halawa (21), mengalami dada sesak dan luka lecet pada kedua kaki.
3.Naomi Fransiska Pardede (45), mengalami bengkak pada bibir, dada sesak, serta luka lecet pada kedua kaki.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban yang dilaporkan mengalami luka berat dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.












