PRCLH menggelar teka-teki mangrove, lomba makan kerupuk, hunting sampah hingga joget kemerdekaan.
Meski harus berkubang dan bermain di lumpur, para peserta tampak bahagia mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi penanaman mangrove sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kawasan pesisir.
Sementara itu, Ketua KUB Nelayan Sepakat Herman yang diwakili Sekretarisnya, Nikson, menyampaikan apresiasi kepada PRCLH.
Yang telah menggelar upacara dan berbagai perlombaan di kawasan mangrove.
“Kegiatan upacara 17 Agustus di Hutan Mangrove ini sangat menarik dan penuh semangat.
Ini juga menambah nilai kemerdekaan kita, terutama pentingnya menjaga hutan mangrove agar tidak terjadi abrasi,” ujarnya.
Peringatan HUT RI ke-81 di Hutan Mangrove Pematang Kuala tersebut pun tidak sekadar menjadi perayaan kemerdekaan.
Di balik lumpur dan keceriaan perlombaan, terselip pesan bahwa menjaga alam juga merupakan bagian dari perjuangan untuk Indonesia.(lim)












